Polisi telah mengungkap hasil sementara penyelidikan kasus beras oplosan yang merugikan konsumen dalam konferensi pers di Bareskrim Polri pada Kamis (24/7). Sampel beras premium dan medium dari berbagai pasar, mulai dari tradisional hingga modern, telah diuji di laboratorium. Dari sembilan merek yang diperiksa, lima di antaranya yang diklaim sebagai beras premium tidak memenuhi standar mutu. Temuan ini telah memicu proses hukum terhadap tiga produsen yang terlibat dengan kelima merek tersebut. Sebagai bagian dari penyidikan lanjutan, polisi telah memeriksa beberapa saksi dan ahli, serta melakukan penggeledahan dan penyitaan di beberapa lokasi produksi dan distribusi.
Share
- Advertisement -
Baca Lainnya

