Ade Armando Siap Bertemu Jubir JK, Hukum Sedang Berproses
Jakarta, CNN Indonesia — Husain Abdullah, juru bicara Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, merespons pernyataan pegiat media sosial Ade Armando yang menyatakan siap bertemu JK pasca dilaporkan atas dugaan penghasutan dan ujaran kebencian. Husain hanya menyarankan agar semua pihak mengikuti proses hukum yang berjalan tanpa memberikan jawaban apakah JK bersedia bertemu dengan Ade.
Ade Armando Menerima Laporan Bukan Kali Pertama
Dalam kasus sebelumnya menjelang Pemilu 2024, Ade juga dilaporkan atas ujaran kebencian karena kritikannya terhadap kepemilikan tanah di Yogyakarta. Ade juga menyatakan permintaan maaf saat itu. Terkait laporan terbarunya, Ade menegaskan kesiapannya untuk bertemu dengan JK dan meminta maaf kepada umat Islam dan Kristen jika pernyataannya di saluran YouTube Cokro TV dianggap meresahkan.
Ade menegaskan bahwa tidak ada niatan dari pernyataannya untuk melukai JK, umat Islam, atau Kristen. Ia menyatakan ketersediaannya untuk meminta maaf kepada masyarakat umat Islam dan Kristen jika diperlukan.
40 Ormas Islam Laporkan Ade dan Permadi Arya ke Bareskrim Polri
Dalam perkembangan selanjutnya, 40 organisasi masyarakat Islam turut melaporkan Ade dan Permadi Arya ke Bareskrim Polri. Sekretaris Dewan PSI, Grace Natalie, juga dilaporkan dalam kasus ini. Laporan ini dilakukan terkait narasi yang disertakan dalam unggahan masing-masing mereka berkenaan dengan potongan video ceramah JK di Masjid UGM terkait konflik di Poso dan Ambon.
LBH Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia, LBH Syarikat Islam, LBH Muhammadiyah, Hidayatullah, AFKN, dan organisasi lainnya terlibat dalam pelaporan ini. Mereka melaporkan Ade Armando, Permadi Arya, dan Grace Natalie terkait kontroversi narasi dalam video ceramah JK di Masjid UGM. Pelaporan ini dilakukan di Bareskrim Polri pada Senin (4/5).

