Friday, May 15, 2026

Sungai Batanghari: Misteri Spiritual dari Hulu ke Pesisir Jambi

Share

- Advertisement -

Film “Mantagi: Air dan Manusia” karya sutradara Taufik Hidayat Rusti mempersembahkan kekayaan budaya Melayu Jambi dengan Sungai Batanghari sebagai elemen utama ceritanya. Sungai terpanjang di Sumatera tidak hanya menjadi latar belakang, tetapi juga menjadi pengikat utama dalam alur cerita. Pengambilan gambar dilakukan di beberapa wilayah yang dilalui Sungai Batanghari, dari Kabupaten Kerinci, Kabupaten Merangin, Kabupaten Muaro Jambi, hingga Kabupaten Tanjung Jabung Timur, yang merefleksikan keberagaman alam Jambi dari hulu ke pesisir.

Perbedaan dialek, adat, dan kebiasaan masyarakat dari tiap wilayah disatukan dalam genre misteri dengan sentuhan visual spiritual. Air dijadikan simbol kehidupan dan sebagai refleksi hubungan manusia dengan alam, menyampaikan pesan ekologis tanpa kesan menggurui. Proses produksi film ini melibatkan warga setempat dan menggunakan properti khas daerah untuk menjaga keaslian adegan. Dalam film ini, Ide Bagus Putra dari Merangin memerankan dua karakter: Jamal dan “hantu air” sebagai sindiran halus terhadap eksploitasi lingkungan.

Film ini juga menampilkan sejumlah aktor lokal seperti Muhammad Husni Thamrin, Azhar MJ, Didi Hariadi, Ahmad Bayu Suwarnadwipa, Ainun Ja’ariyah, Iyaas Halim, Muhamad Sultan Al Fikri, Muhammad Al Wafi, dan Haris Mualimin. Dengan menggali keunikan budaya Melayu Jambi, “Mantagi: Air dan Manusia” menjadikan Sungai Batanghari sebagai nafas dalam membawa kisah spiritual dari hulu ke pesisir.

Source link

Baca Lainnya

Berita Terbaru