Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, DD, sedang dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Kejadian tersebut terjadi di sebuah rumah makan di Kota Manado, di mana DD diduga menyentuh tubuh seorang wanita yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Manado. Korban bereaksi dengan menyiram air ke kepala DD setelah insiden tersebut terjadi.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi termasuk korban, meskipun DD belum dimintai keterangan. Sebagai respons atas laporan, Gubernur Sulut kemudian memutuskan untuk memberhentikan DD dari jabatannya sebagai Staf Khusus. Meski demikian, pemerintah provinsi menegaskan bahwa peristiwa tersebut adalah urusan pribadi dan tidak ada hubungannya dengan Gubernur atau institusi pemerintahan. Mereka juga menjanjikan tidak akan mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan.
Semua kasus yang terkait dengan Stafsus Gubernur Sulut ini diharapkan bisa diselesaikan dengan adil dan transparan sesuai prosedur hukum yang berlaku, tanpa campur tangan dari pihak lain.

