CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, menegaskan bahwa dia tidak melakukan tindak pidana sebagaimana yang diklaim oleh petinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam responsnya terhadap pernyataan TNI, Ferry menyatakan bahwa dia sama sekali tidak mengetahui tindak pidana apa yang dituduhkan kepadanya. Ia juga menyatakan kesiapan untuk menjalani proses hukum yang ada, tanpa rasa takut atau khawatir.
Ferry menegaskan bahwa ia tidak pernah berusaha untuk menghindar atau melarikan diri dari proses hukum yang akan dihadapinya. Ia juga membantah tudingan bahwa dirinya sulit dihubungi, karena menurutnya, semua wartawan dapat dengan mudah menghubungi dirinya. Ferry juga menyebut bahwa ia tidak akan pergi ke negara lain seperti Singapura atau Cina, dan bahwa nomor kontaknya mudah dijangkau oleh siapa pun.
Sejumlah perwira tinggi TNI mendatangi Polda Metro Jaya untuk berkonsultasi mengenai dugaan tindak pidana yang dilaporkan dilakukan oleh Ferry Irwandi. Meskipun tidak dijelaskan dengan rinci, TNI menyatakan bahwa mereka akan mengambil langkah hukum terkait hal tersebut. Ferry juga mengklaim bahwa upaya TNI untuk menghubunginya tidak berhasil, karena menurutnya ponselnya mati dan staf tidak bisa menghubunginya. Meskipun demikian, Ferry menyatakan kesiapannya untuk menghadapi segala proses hukum yang ada.

