Thursday, December 11, 2025

Polisi Menangkap Pelaku Pemerkosa dan Pembunuh Perempuan di Cisauk

Share

- Advertisement -

Polisi telah berhasil menangkap tiga pelaku pembunuhan perempuan berinisial APSD (22) yang ditemukan membusuk dengan tangan terborgol di Cisauk, Kabupaten Tangerang. Kasubbid Penmas Humas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak mengungkapkan bahwa ketiga pelaku pembunuhan tersebut adalah RRP (19), IF (21), dan AP (17).

Menurut Reonald, motif pembunuhan ini terjadi karena mantan kekasih korban, RRP, merasa sakit hati karena sering ditagih utang sebesar Rp1,1 juta. Korban melakukan penagihan dengan memasang status di story WhatsApp yang membuat RRP emosi. Akibatnya, RRP membunuh korban sebagai bentuk balas dendam terhadap tagihan tersebut.

Korban kemudian diundang oleh RRP untuk bertemu di sebuah rumah dengan alasan membayar utang pada Senin (7/7). Saat korban tiba di tempat pertemuan, RRP hadir bersama AP dan IF dengan membawa pisau, gunting, dan borgol untuk menghabisi nyawa korban. Meskipun diminta oleh korban untuk segera membayar utang, RRP tidak memenuhinya.

Saat korban berusaha meninggalkan lokasi dengan menuju motornya, RRP langsung menyerang korban dengan memaksa dan membekap mulut korban. Korban pun terjatuh dan diserang oleh AP dan IF yang memborgol tangan korban dan secara bergantian melakukan pelecehan seksual terhadap korban.

Setelah itu, para pelaku memindahkan tubuh korban ke lahan kosong tidak jauh dari rumah tersebut dan melakukan pembunuhan dengan cara menusuk dan memukul korban dengan kejam. Setelah menjalankan aksinya, para pelaku menutupi jasad korban dengan tanaman agar tidak terdeteksi oleh warga sekitar.

Setelah dilakukan penyelidikan dan analisis CCTV, polisi berhasil menangkap ketiga pelaku di beberapa lokasi yang berbeda. Mereka saat ini dijerat dengan Pasal 340 KUHP dan 339 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup. Polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berencana menyampaikan berkas perkara ke kejaksaan untuk proses lanjutan. Kasus ini bermula ketika jasad seorang wanita tanpa identitas ditemukan dalam keadaan membusuk dan tangan terborgol di Cisauk.

Source link

Baca Lainnya

Berita Terbaru