eFishery Foundation mendistribusikan 200 kilogram ikan kepada masyarakat di Sulsel untuk mendukung penurunan stunting. Ikan tersebut akan disalurkan setiap hari selama 30 hari di Desa Lekopancing, Kabupaten Maros, Sulsel. Langkah ini diambil untuk mendukung pemerintah dalam menangani kasus stunting di Indonesia, terutama di Sulsel yang memiliki prevalensi balita stunting tertinggi ke-10 di Indonesia.
Menurut Direktur Urusan Regulasi dan Pemerintah eFishery, Dita Chandra Murni, inisiatif ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan untuk mendukung komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menurunkan angka stunting. Data dari Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa Sulsel memiliki tingkat prevalensi balita stunting sebesar 27,2 persen pada tahun 2022.
Dalam upaya mencegah dan menurunkan angka stunting, eFishery berharap dapat memberikan dampak signifikan tidak hanya di Sulsel, tetapi juga di wilayah lain. Melalui misi eFishery untuk menyediakan kebutuhan pangan dunia melalui akuakultur, perusahaan ini berharap dapat selalu tumbuh dan mendukung program-program pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting.

