Saturday, August 15, 2026

Pemilu Hanya Satu Putaran, Diprediksi IHSG Tembus 7.700

Share

- Advertisement -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada tahun 2024 diprediksi bisa mencapai level 7.700 jika pemilihan umum (pemilu) hanya berlangsung satu putaran. Menurut Kepala Riset Ritel Sinarmas Sekuritas Ike Widiawati, jika pemilu dilanjutkan hingga putaran kedua, akan memunculkan kekhawatiran di kalangan pelaku bisnis.

“Skenario satu putaran itu lebih baik untuk IHSG, lebih mungkin untuk mencapai level tertinggi IHSG ke 7.700,” kata Ike saat Market Outlook: Road to Indonesia Election yang diadakan secara daring di Jakarta, Rabu (20/12/2023).

Kekhawatiran itu disebabkan oleh berlanjutnya putaran kedua pemilu membuat ketidakpastian politik berlangsung dalam kurun waktu yang lebih lama. Sementara bila presiden mendatang telah ditetapkan pada putaran pertama, stabilitas politik lebih cepat terjadi sehingga memberikan kepastian pasar.

“IHSG sekarang berada di kisaran 7.200, dengan level tertinggi 7.377. Artinya, IHSG masih berpeluang untuk mencapai rekor baru. Dengan tren yang sekarang, pemilu kemungkinan satu putaran. Kalau dua putaran, itu sebenarnya lebih buruk lagi,” ujar Ike.

Lebih lanjut, Ike mengatakan bahwa ada sejumlah emiten yang diuntungkan dari terselenggaranya pemilu tahun depan, terutama emiten pada sektor barang konsumsi dan ritel. Kampanye politik umumnya melibatkan pembagian sembako yang pada akhirnya mendorong konsumsi. Sejumlah emiten yang diuntungkan dari situasi tersebut di antaranya ACES, ERAA, dan ICBP. Selain karena faktor pemilu, ketiga emiten tersebut juga diuntungkan dari momentum Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Ia juga menyebut emiten telekomunikasi akan tetap menarik tahun depan. Hal itu sejalan dengan kebutuhan kampanye yang melibatkan konsumsi data internet yang lebih tinggi dari sebelumnya. Dalam konteks itu, dia memilih emiten EXCL dan FREN yang memiliki outlook baik.

Baca Lainnya

Berita Terbaru