Wednesday, October 14, 2026

EROS NOVA: Mata Israel Lihat Objek 25 Cm dari Angkasa

Share

- Advertisement -

ImageSat International (ISI) memperkenalkan EROS NOVA, satelit pengamatan Bumi generasi baru dengan resolusi asli 25 sentimeter. Platform milik perusahaan Israel itu juga menggabungkan sensor multispektral, perekaman video, serta kecerdasan buatan yang dapat memproses sebagian data ketika satelit masih berada di orbit.

Kombinasi tersebut dirancang untuk mempercepat penyampaian informasi intelijen kepada organisasi pertahanan dan keamanan. Alih-alih mengirimkan seluruh data mentah ke Bumi terlebih dahulu, kemampuan pemrosesan di dalam satelit memungkinkan sebagian informasi dianalisis sebelum ditransmisikan, sehingga hasilnya dapat tersedia dalam waktu yang mendekati real-time.

Resolusi 25 sentimeter untuk mengamati objek kecil

EROS NOVA masuk dalam keluarga satelit pengamatan Bumi Very Very High Resolution (VVHR) milik ISI. Resolusi 25 sentimeter berarti setiap piksel pada citra mewakili area sekitar 25 sentimeter di permukaan tanah ketika pengambilan gambar dilakukan secara vertikal atau nadir.

Pada tingkat ketajaman itu, analis dapat membedakan objek berukuran kecil, termasuk kendaraan, peralatan, jejak aktivitas di permukaan tanah, dan detail struktural tertentu. Unsur-unsur tersebut umumnya lebih sulit ditangkap secara jelas oleh sistem pengamatan komersial dengan resolusi yang lebih rendah.

Sebagian besar satelit observasi Bumi komersial saat ini disebut masih menawarkan resolusi sekitar 30 hingga 50 sentimeter. EROS NOVA juga melampaui generasi sebelumnya, EROS C3, yang memiliki resolusi sekitar 30 sentimeter. Peningkatan tersebut menempatkan platform baru ISI itu dalam kelompok kamera satelit beresolusi sangat tinggi di pasar komersial global.

Ketajaman citra menjadi salah satu aspek utama EROS NOVA, tetapi bukan satu-satunya kemampuan yang ditawarkan. ISI merancang satelit ini sebagai platform pengamatan yang menggabungkan beberapa jenis sensor dan pemrosesan data dalam satu sistem.

Sensor SWIR, video, dan pemrosesan berbasis AI

EROS NOVA dilengkapi sensor inframerah gelombang pendek atau short-wave infrared (SWIR). Sensor tersebut dapat membantu mengidentifikasi karakteristik material, aktivitas kamuflase, maupun jejak gangguan pada tanah yang sulit terlihat hanya melalui spektrum cahaya tampak.

Platform yang sama juga memiliki kemampuan merekam video. Fitur ini memungkinkan pengamatan terhadap pergerakan secara berkelanjutan, bukan sebatas menghasilkan rangkaian gambar diam. Kemampuan tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan seperti pengawasan perbatasan, penilaian infrastruktur, dan pelacakan target bergerak.

Data dari sensor optik, SWIR, dan rekaman video kemudian dipadukan dengan kecerdasan buatan di dalam satelit. Pemrosesan di orbit menjadi pembeda penting karena EROS NOVA tidak hanya berfungsi sebagai alat pengambil gambar, tetapi juga sebagai platform yang dapat mengolah sebagian informasi sebelum data dikirim kembali ke pusat penerima di Bumi.

Dengan konfigurasi itu, ISI menempatkan EROS NOVA sebagai sistem pengamatan yang berfokus pada dua kebutuhan sekaligus: menghasilkan citra beresolusi sangat tinggi dan memperpendek waktu yang diperlukan untuk memperoleh informasi dari hasil pemantauan. Sasaran penggunaannya terutama mencakup organisasi pertahanan dan keamanan yang membutuhkan identifikasi objek kecil serta pemantauan aktivitas secara cepat.

Source link

Baca Lainnya

Berita Terbaru