Kemendikdasmen Berencana Membuat Perubahan pada Tes Kemampuan Akademik
Jakarta, CNN Indonesia — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah mempertimbangkan penyederhanaan infrastruktur dan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang pendidikan SD-SMP. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, sebagai respon terhadap beberapa evaluasi yang diterima dari pemerintah daerah terkait pelaksanaan TKA.
Perubahan yang Akan Dilakukan
Menurut Toni, berdasarkan hasil pelaksanaan TKA di tahun 2026, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang menjadi bahan pertimbangan untuk perbaikan selanjutnya. Salah satu masukan utama yang disorot adalah durasi pelaksanaan yang dianggap terlalu panjang. Untuk itu, pihaknya sedang merancang langkah-langkah perbaikan guna menyederhanakan dan memperkuat infrastruktur TKA.
Salah satu rencana perubahan yang diusulkan adalah mengurangi durasi pelaksanaan tes yang semula dilakukan dalam 4 gelombang selama 2 pekan menjadi hanya 2 gelombang per jenjang. Selain itu, akan ada penambahan mata pelajaran tertentu pada TKA tahun berikutnya, seperti matapelajaran IPA pada jenjang SD dan Bahasa Inggris serta IPA pada jenjang SMP.
Langkah-Langkah Tindak Lanjut
Toni juga menyampaikan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan framework pengembangan soal TKA secara bertahap untuk mata pelajaran IPA dan Bahasa Inggris. Meskipun demikian, penambahan mata pelajaran baru tersebut belum melibatkan soal daerah dan semua soal matapelajaran baru akan disusun oleh pusat.
Dengan adanya langkah-langkah perbaikan ini, diharapkan pelaksanaan TKA di masa mendatang dapat berjalan lebih efisien dan memberikan gambaran yang lebih akurat terkait kemampuan akademik peserta didik di Indonesia.

