Airbus, perusahaan kedirgantaraan besar Eropa, telah melakukan uji coba terhadap robot humanoid Walker S2 buatan UBTech. Tujuan dari uji coba ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas robot di lantai perakitan pesawat. Robot Walker S2 telah menjadi viral karena kemampuannya yang unik, yaitu dapat mengganti paket baterai sendiri tanpa campur tangan manusia.
UBTech, perusahaan yang berbasis di Shenzhen, memiliki tujuan untuk menjadi pemimpin dalam pengembangan robot humanoid industri. Walker S2 mampu mengangkat beban hingga 15 kilogram dan melakukan penggantian baterai secara otomatis. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya otomatisasi canggih dalam meningkatkan produktivitas, akurasi kerja, dan keselamatan pekerja di sektor kedirgantaraan dan otomotif.
Berbagai perusahaan seperti Texas Instruments, BYD, dan Foxconn juga telah menggunakan robot Walker S2 di fasilitas mereka. Keberhasilan Airbus dalam menguji robot ini merupakan pencapaian signifikan bagi UBTech. Dengan semakin banyaknya penggunaan robot humanoid di operasi industri besar, robot seperti Walker S2 menjadi semakin relevan sebagai alat bantu yang efisien dan efektif dalam proses produksi.

