Sunday, December 14, 2025

Menelusuri Dukungan Siti Lathifah untuk Ekowisata Cianjur

Share

- Advertisement -

Peserta pada pemilihan Mojang Jajaka (Moka) Kabupaten Cianjur tahun 2025 menunjukkan keunikan dengan kehadiran seorang mahasiswi Fakultas Hukum semester tujuh dari Universitas Suryakancana, Siti Lathifah (21), asal Karangtengah. Dengan latar belakangnya yang didukung oleh kegemaran membaca, menulis, dan bernyanyi, Sila -panggilan akrabnya- membawa visi yang kuat untuk mengintegrasikan pariwisata dengan prinsip hukum dan keberlanjutan. Meskipun awalnya merasa ragu, Sila mendapati bahwa ajang ini memberikan banyak pembelajaran dan kesempatan untuk lebih mengenal potensi daerahnya.

Dalam programnya, Sila memiliki tiga pilar utama yang diajukan untuk mewujudkan Cianjur yang lebih maju. Pertama, Wisata Sadar Hukum yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pelaku wisata dan UMKM tentang pentingnya perizinan, hak kekayaan intelektual, dan aturan hukum yang berlaku. Kedua, Eco-Tourism Campaign: Wisata Asik, Alam Tetap Cantik yang mencakup aksi bersih-bersih destinasi wisata, kampanye media sosial, dan pemasangan papan edukasi. Ketiga, Festival Budaya dan Hukum yang akan menampilkan tiga Pilar Budaya Cianjur Ngaos, Mamaos, Maénpo bersamaan dengan diskusi perlindungan hukum bagi warisan budaya.

Sila tidak hanya membawa visi tanpa dasar, tapi juga rekam jejak akademik dan pengalaman berorganisasi yang solid. Hasilkan jurnalnya serta pengalamannya dalam berbagai organisasi membuktikan komitmennya. Ia juga berencana menjadikan Mojang Jajaka Cianjur sebagai Green Ambassador dengan peran sebagai duta budaya, lingkungan, dan hukum.

Dukungan dari keluarga dan ajakan untuk generasi muda menjadi energi positif bagi Sila. Ia berharap pengalamannya dalam Mojang Jajaka Cianjur dapat membawa dampak positif, terutama bagi generasi muda untuk lebih maju, berkontribusi dalam menjaga serta memajukan daerahnya dengan tetap memegang teguh nilai budaya yang luhur.

Source link

Baca Lainnya

Berita Terbaru