Monday, October 5, 2026

Kisah Sukses Liang Wenfeng: No. 1 di TIME 100 AI

Share

- Advertisement -

Liang Wenfeng dianggap sebagai sosok yang paling berpengaruh dalam bidang kecerdasan buatan oleh majalah TIME. Pada 20 Januari 2025, saat inaugurasi Presiden Trump, Liang Wenfeng, CEO dari startup AI DeepSeek, memperkenalkan model AI bernama R1. Model ini bukan hanya sebuah produk baru, melainkan sebuah pernyataan perang, sebagai model AI pertama yang terbuka untuk umum dan berani menantang raksasa Amerika, OpenAI.

Liang Wenfeng menunjukkan kecerdasannya dengan sangat jelas. Saat peluncuran, ia menjadi salah satu dari sembilan orang yang diundang untuk berbicara dalam simposium tertutup yang dipimpin oleh Perdana Menteri China, Li Qiang. Kombinasi dari kejadian tersebut, yaitu terobosan teknologi dan pengakuan politik yang tinggi, membentuk narasi yang tak terbantahkan: China, meski dianggap memiliki kekuatan yang lebih kecil, mampu menyamai pencapaian terbaik Amerika. Pencapaian ini membuat prestasi Liang Wenfeng diakui dan namanya melambung ke puncak daftar TIME 100 AI.

Perhatian dunia tertuju pada biaya pengembangan R1 yang diklaim hanya sebesar USD6 juta, sebuah angka yang terasa sangat rendah jika dibandingkan dengan proyek-proyek ambisius Amerika seperti Project Stargate milik OpenAI yang mencapai biaya hingga USD500 miliar. Keterkejutan ini menunjukkan betapa efektifnya naratif yang dihasilkan, memperkuat reputasi Liang Wenfeng sebagai pemimpin dalam industri kecerdasan buatan.

Source link

Baca Lainnya

Berita Terbaru