Thursday, July 16, 2026

Prabowo Adjusts Berets at Military Parade: Cak Imin and Sultan Najamudin

Share

- Advertisement -

Pada Minggu (10/8), sebelum Parade Penghormatan Operasional dan Militer di Lapangan Suparlan, Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung Barat dimulai, terjadi momen ringan yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Saat menyapa para pejabat negara yang hadir, Prabowo tiba-tiba berhenti ketika melihat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin. Tanpa ragu, Prabowo membetulkan peci sang menteri agar duduk dengan rapi.

Gestur serupa terjadi ketika ia bertemu dengan Ketua DPD Sultan Najamudin – Prabowo membenarkan letak peci Sultan. Adegan tersebut mendapatkan senyuman dari para pejabat yang berdiri di sekitarnya. Dalam sambutannya, Prabowo menjelaskan alasan mengapa banyak pejabat negara yang mengenakan seragam militer pada upacara tersebut.

“Di belakang saya banyak tokoh penting dalam seragam. Mereka mengenakan seragam ini sebagai tanda kesediaan untuk berdiri bersama masyarakat,” ujarnya. “Kami tidak akan melakukan apapun kecuali untuk mempertahankan bangsa Indonesia. Itulah mengapa pandangan kami adalah pertahanan yang defensif,” tambahnya.

Prabowo memastikan bahwa seluruh rakyat Indonesia siap untuk mempertahankan setiap sudut wilayah negara. “Kami akan mempertahankan setiap desa, setiap dusun, setiap lembah, setiap bukit, setiap gunung, setiap kecamatan, setiap kabupaten, setiap provinsi – setiap inci tanah kita. Kita tidak bisa ditaklukkan, tidak peduli apa pun. Daripada dijajah lagi, lebih baik kita mati,” tegasnya.

Selama upacara tersebut, Prabowo mengangkat pangkat jenderal bintang empat, mengangkat Letnan Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima TNI, dan memberikan pangkat jenderal kepada 10 penerima, Medali Bintang Sakti kepada dua penerima, dan pangkat kehormatan kepada satu individu yang diakui karena dedikasi dan integritasnya yang luar biasa.

Acara tersebut juga menandai inaugurasi beberapa unit baru TNI, termasuk enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru, 14 Komando Daerah Angkatan Laut, tiga Komando Daerah Angkatan Udara, satu Komando Operasi Udara, enam Grup Kopassus, 20 Brigade Pengembangan Wilayah, satu Brigade Infanteri Laut, satu Resimen Pasgat, 100 Batalyon Pengembangan Wilayah, lima Batalyon Infanteri Laut, dan lima Batalyon Pasukan Khusus Penempur Cepat.

Secara total, parade melibatkan 27.384 personel TNI, didukung oleh 152 kendaraan taktis dengan 388 awak, dan 124 aset pertahanan – 34 dari Angkatan Darat, 24 dari Angkatan Laut, dan 66 dari Angkatan Udara. Hadir pula dalam upacara tersebut adalah Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para pemimpin lembaga negara, menteri kabinet dari Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian Negara Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kepala dinas dari semua cabang militer, kepala BIN Muhammad Herindra, dan perwakilan pertahanan dari negara-negara sahabat.

Source link

Baca Lainnya

Berita Terbaru