Monday, February 16, 2026

Dampak Ekonomi Program MBG: Serap 94 Ribu Tenaga Kerja

Share

- Advertisement -

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memberikan dampak positif tidak hanya dalam peningkatan asupan gizi bagi siswa, ibu hamil, dan balita, tetapi juga secara ekonomi bagi masyarakat. Selama hampir tujuh bulan pelaksanaan, program ini telah berhasil menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 94 ribu orang yang tersebar di 2.391 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Penyerapan tenaga kerja ini terus meningkat seiring dengan penambahan SPPG di berbagai daerah. Awalnya 7 ribu tenaga kerja pada bulan Januari, lalu meningkat menjadi 68 ribu pada bulan April, kemudian 72 ribu di akhir Juni, dan mencapai 94 ribu di bulan Juli.

Selain itu, anggaran yang dialokasikan untuk program ini juga semakin meningkat dari Rp1-2 triliun di awal pelaksanaan program menjadi Rp4,4 triliun pada awal Juni dan mencapai Rp5,1 triliun di akhir semester I 2025. Menurut Tenaga Ahli Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Fithra Faisal, program MBG memberikan dampak positif pada ekonomi masyarakat dengan membuka lapangan kerja baru. Fithra juga menyebutkan bahwa penyerapan tenaga kerja diprediksi akan semakin besar seiring dengan percepatan pencairan anggaran di semester II tahun ini.

Badan Gizi Nasional (BGN) memperkirakan bahwa ada 20 juta penerima manfaat MBG di 8 ribu SPPG pada bulan Agustus, dengan total anggaran yang diprediksi terserap senilai Rp8 triliun. Selain itu, BGN juga berencana merekrut tenaga kerja dari kalangan keluarga miskin ekstrem dan miskin untuk dapur SPPG. Hal ini diharapkan dapat mendukung penyerapan tenaga kerja dan juga mengurangi angka kemiskinan ekstrim. Langkah-langkah ini dinilai positif dan diharapkan dapat mempercepat manajemen dan logistik di Program MBG.

Source link

Baca Lainnya

Berita Terbaru