Google mengakui kegagalan sistem peringatan dini gempa bumi dalam memberikan peringatan kepada sekitar 10 juta orang di zona berisiko tinggi selama gempa bumi dahsyat di Turki tenggara pada 6 Februari 2023. Pada kejadian tersebut, sistem hanya berhasil mengirimkan 469 peringatan darurat melalui Android Earthquake Alerts (AEA), meskipun gempa tersebut berkekuatan 7,8 skala Richter. Kesalahan algoritma membuat sistem hanya mendeteksi magnitudo 4,5-4,9, jauh di bawah kekuatan sebenarnya, mengurangi efektivitas peringatan yang diberikan. Para ahli menekankan perlunya transparansi dan perbaikan pada sistem teknologi peringatan bencana agar dapat diandalkan untuk menyelamatkan nyawa manusia. Gempa bumi terjadi saat sebagian besar orang sedang tidur, memperkuat urgensi pentingnya sistem peringatan yang dapat diandalkan dan efektif.
Share
- Advertisement -
Baca Lainnya

