Para ilmuwan terus menerus menemukan bentuk kehidupan baru di bawah gelombang laut. Baru-baru ini, pegunungan bawah laut di lepas pantai Pulau Paskah ditemukan menjadi tempat tinggal bagi berbagai spesies yang belum pernah diketahui sebelumnya oleh dunia ilmiah. Ekspedisi ilmuwan di Schmidt Ocean Institute melakukan penelitian di Salas y Gómez Ridge, di lepas pantai Chili, menemukan lebih dari 160 spesies yang belum pernah terlihat di wilayah tersebut sebelumnya. Diantaranya, 50 spesies bahkan belum diketahui keberadaannya sebelumnya.
Pada saat penelitian, ilmuwan menemukan berbagai makhluk laut termasuk karang laut dalam, spons kaca, bulu babi, cumi-cumi, ikan, moluska, kepiting, bintang laut, lobster jongkok, dan masih banyak lagi. Diperkirakan ada sekitar 50 hingga 60 spesies baru yang berhasil ditemukan selama ekspedisi tersebut. Menurut Ariadna Mechó, dari Barcelona Supercomputing Center, yang turut serta dalam ekspedisi, jumlah spesies baru yang ditemukan kemungkinan akan bertambah seiring dengan pengerjaan sampel di laboratorium.
Kesimpulannya, penemuan spesies baru di bawah laut, terutama di pegunungan bawah laut di lepas pantai Pulau Paskah, memberikan gambaran akan kekayaan hayati yang belum terungkap di dasar laut. Ini juga menunjukkan betapa pentingnya dalam eksplorasi lautan yang masih terus berlanjut untuk lebih memahami kehidupan laut yang belum terjamah oleh manusia.

