Elon Musk berencana untuk menghidupkan kembali aplikasi Vine dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI), meskipun detail tentang rencana tersebut masih belum jelas. Vine sebelumnya adalah aplikasi video pendek berdurasi 6 detik yang dihentikan pada tahun 2017 dan sekarang pasar video pendek didominasi oleh TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts. Integrasi AI ini dapat memungkinkan pembuatan dan pembagian video secara otomatis, sejalan dengan teknologi yang dimiliki oleh X dan perusahaan xAI.
Vine dulunya menjadi aplikasi yang berfokus pada video pendek 6 detik dan diakuisisi oleh Twitter pada tahun 2012 sebelum berhenti beroperasi pada tahun 2017. Setelah Vine ditutup, sejumlah layanan lain muncul di pasar dengan fokus pada pembagian video, di mana TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts mendominasi. Dengan integrasi AI, ada kemungkinan tercipta kemudahan dalam pembuatan video berbasis kecerdasan buatan dan untuk dibagikan secara otomatis melalui AI. X (dahulu Twitter) dimiliki oleh perusahaan kecerdasan buatan xAI dan terhubung dengan Grok.

