Wednesday, January 21, 2026

Prabowo Acknowledges Tough U.S. Negotiations: Protecting Our Workers

Share

- Advertisement -

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dalam melindungi kepentingan nasional, terutama kesejahteraan para pekerja, di tengah tekanan ekonomi global yang semakin meningkat dan sikap keras dari kekuatan besar dunia. Pada perayaan ulang tahun ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Rabu malam (23 Juli) di Jakarta Convention Center, Prabowo mengakui bahwa negosiasi ekonomi, terutama dengan Amerika Serikat, tidaklah mudah, namun dia tetap bersikeras bahwa bertahan teguh merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai kepala negara.

“Dunia tidak dalam keadaan baik saat ini—kita tahu hal itu,” ujar Prabowo. “Ada perang di sana, perang di sini. Namun Indonesia melakukan yang terbaik untuk mempertahankan keseimbangan. Kami non-blok. Kami menghormati semua, kami ingin hubungan yang baik.”

Beliau menunjukkan bahwa saat ini tata ekonomi ditandai dengan negosiasi keras dengan AS, tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga bagi banyak negara.

“Ketika berbicara tentang ekonomi, bukan hanya kita—setiap negara dihadapkan dengan sikap keras dari Amerika Serikat. Itu fakta yang harus dihadapi,” katanya.

Prabowo menekankan bahwa pendekatannya dipandu oleh kewajiban melindungi para pekerja Indonesia, terutama dari ancaman pemutusan massal.

“Pendekatan saya—tanggung jawab saya—adalah melindungi kepentingan rakyat Indonesia. Saya berkewajiban melindungi warga negara kita,” ujarnya. “Di ranah ekonomi, saya harus memastikan tidak ada alasan bagi perusahaan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap pekerja kita.”

Presiden juga menyampaikan kenyataan bahwa keputusan pemerintah sering kali mendapat kritik dari publik—kadang-kadang bersifat membangun, dan kadang-kadang tidak.

“Tentu saja, saya mempertimbangkan, saya bernegosiasi,” katanya. “Selalu akan ada kritikus. Dan itu wajar—kita membutuhkan kritik, kita membutuhkan pengawasan. Tapi jika berubah menjadi sikap skeptis yang tak ada hentinya, itu lain hal. Seolah-olah tak pernah ada yang benar dari apa yang kita lakukan. Bahkan ketika kita mencoba bekerja dengan baik, itu tidak pernah dianggap cukup baik.”

Meskipun dihadapkan dengan tantangan, Prabowo menegaskan bahwa kebijakan administrasinya akan tetap berfokus pada ketahanan nasional, perlindungan pekerja, dan keterlibatan global yang adil—tanpa mengorbankan kedaulatan Indonesia atau mata pencaharian rakyatnya.

Source link

Baca Lainnya

Berita Terbaru