Thursday, March 5, 2026

Prabowo Orders Investigation into Rice Fraud: Betrays the People

Share

- Advertisement -

Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan peringatan keras terhadap penipuan pangan, mengutuk praktik penipuan dalam perdagangan beras yang dinilainya merugikan masyarakat. Dalam pidatonya di acara penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo pada hari Minggu (20 Juli), Presiden menyoroti laporan terbaru tentang adanya penggandaan beras oleh para pedagang yang tidak jujur – di mana beras biasa dipasarkan dan dijual sebagai beras premium, dengan harga yang dibuat-buat lebih tinggi.

“Masih ada skema jahat oleh sebagian pengusaha yang menipu masyarakat. Beras biasa dijual sebagai beras premium, dan harganya naik semena-mena. Ini adalah sebuah pelanggaran,” tegas Presiden.

Namun, Prabowo tidak hanya sekadar mengkritik – ia memberikan perintah langsung kepada pihak penegak hukum untuk bertindak cepat dan tegas.

“Saya telah memerintahkan Jaksa Agung dan Kepolisian Negara untuk menyelidiki dan menuntut para pelaku bisnis ini – tanpa terkecuali,” ujarnya.

Prabowo mengategorikan skema ini sebagai kejahatan ekonomi besar, dengan mengutip laporan internal yang memperkirakan kerugian tahunan bagi negara dan konsumen mencapai IDR 100 triliun (sekitar USD 6 miliar).

“Saya menerima laporan: Indonesia kehilangan IDR 100 triliun setiap tahun dari hal ini. Itu berarti IDR 1.000 triliun dalam lima tahun. Ini adalah kejahatan ekonomi besar,” tegasnya.

Bagi Prabowo, ini bukan lagi masalah distorsi pasar – ini adalah ancaman langsung terhadap kesejahteraan dan stabilitas nasional.

“Menurut pandangan saya, ini adalah bentuk subversi ekonomi. Ini merupakan pengkhianatan terhadap rakyat,” tegasnya.

Presiden juga mendorong masyarakat untuk memikirkan bagaimana kerugian sebesar itu bisa digunakan untuk mentransformasi negara.

“Bayangkan apa yang bisa kita lakukan dengan 100 triliun IDR setiap tahun. Dengan 1.000 triliun IDR dalam lima tahun, kita mungkin bisa memberantas kemiskinan di Indonesia,” ujar Prabowo.

Source link

Baca Lainnya

Berita Terbaru