Empat korban tewas akibat kebakaran di Tebet, Jakarta Selatan, telah diidentifikasi oleh Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri. Kepala RS Polri, Brigadir Jenderal Polisi Prima Heru Yulihartono, menyatakan bahwa tim gabungan berhasil mengidentifikasi keempat korban tersebut setelah menerima empat kantong jenazah dari bidang Identifikasi Korban Bencana (DVI) Biro Kedokteran Kepolisian Pusdokkes RS Polri. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa korban tersebut adalah Putri Lafina (11 tahun), Jannisah Aisah Radit (3 tahun), Nurul Askiah (7 tahun), dan Azizah (3 tahun). Mereka termasuk dalam 10 kepala keluarga atau 27 jiwa yang terdampak akibat kebakaran tiga rumah di daerah tersebut.
Kebakaran, yang dilaporkan pada 19 Juli pukul 06.21 WIB, diduga disebabkan oleh korsleting aliran listrik dan menyebabkan kerugian sekitar Rp674 juta. Upaya pemadaman dilakukan oleh 20 unit dengan 76 personel Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan untuk mengatasi situasi tersebut. Dalam upaya penanganan kejadian, RS Polri bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengidentifikasi korban dan menyelenggarakan sidang rekonsiliasi guna memastikan keakuratan informasi yang disampaikan kepada keluarga korban.

