Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan perasaan yang selalu emosional ketika mendengar nama PSI. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri penutupan Kongres pertama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7) malam. “Saya sedikit emosional kalau mendengar kata-kata PSI,” kata Prabowo disambut tepuk tangan peserta kongres. Menurut Prabowo, nama PSI selalu identik dengan ayahnya, Soemitro Djojohadikusumo, yang dulu merupakan ketua umum pertama PSI, merujuk pada Partai Sosialis Indonesia. Prabowo senang karena kini ada partai yang meneruskan nama tersebut, meski dengan kepanjangan yang berbeda, dan mengungkapkan terimakasih atas hal itu. Partai Solidaritas Indonesia didirikan pertama kali pada 1948 oleh Sutan Sjahrir, namun 10 tahun kemudian partai itu dibubarkan karena dituduh terlibat dalam pemberontakan PRRI/Permesta. Ini merupakan momen penting dalam sejarah politik Indonesia yang kemudian direspon dengan positif oleh Prabowo Subianto.
Share
- Advertisement -
Baca Lainnya

