Tuesday, December 9, 2025

Visi Presiden untuk Pendidikan di Sekolah Rakyat: Putus Kemiskinan

Share

- Advertisement -

Pada tanggal 13 Juli 2025, Program Sekolah Rakyat yang merupakan inisiatif dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengatasi kemiskinan melalui pendidikan, resmi dimulai pada tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini diawali dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Program pada Senin, 14 Juli dengan tujuan menciptakan sumber daya manusia yang mampu mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Menurut Adita Irawati dari Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO), Sekolah Rakyat adalah sekolah berasrama gratis yang dikhususkan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Masih banyak keluarga yang termasuk dalam kelompok miskin atau miskin ekstrem yang belum memiliki akses terhadap pendidikan yang layak dan berkualitas. Hal ini disebabkan oleh kondisi ekonomi mereka yang sulit.

Dengan jumlah penduduk miskin yang mencapai 8,57% dan penduduk miskin ekstrem sebanyak 3.170.003 jiwa, kemiskinan menjadi tantangan besar dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Masalah kemiskinan sangat mempengaruhi pengembangan sumber daya manusia karena berdampak pada akses terhadap pendidikan berkualitas, pelatihan keterampilan, layanan kesehatan yang memadai, serta gizi yang cukup.

Melalui Program Sekolah Rakyat, diharapkan anak-anak dari keluarga rentan dapat menempuh pendidikan tanpa harus memikirkan biaya hidup. Sekolah gratis berasrama ini juga dirancang untuk memberikan keterampilan hidup kepada siswa agar siap memasuki dunia kerja atau membangun usaha. Presiden Prabowo Subianto percaya bahwa melalui Sekolah Rakyat, generasi muda diharapkan dapat berkontribusi dalam mencapai Indonesia Emas 2045.

Source link

Baca Lainnya

Berita Terbaru