Penyelidikan penyebab kematian Arya Daru Pangayunan (ADP), seorang diplomat muda yang ditemukan tewas di kamar kos di Menteng, Jakarta Pusat, terus dilakukan oleh polisi. Keberadaan obat-obatan ringan di lokasi menjadi sorotan, di mana polisi menemukan obat sakit kepala dan obat lambung. Kapolsek Metro Menteng, Komisaris Polisi Rezha Rahandhi, menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap orang-orang terdekat korban masih berlangsung untuk memastikan apakah korban memiliki riwayat penyakit tertentu. Sebelumnya, warga dikejutkan dengan penemuan mayat pria tersebut dengan kepala terbungkus solasi di rumah kos di kawasan tersebut. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian yang tragis ini. Pihak berwenang juga telah menetapkan tuntutan pidana 15 tahun penjara terhadap Aipda Robig Zaenudin atas kasus penembakan Gamma. Saat ini, proses hukum terhadap kasus tersebut masih berlangsung.
Share
- Advertisement -
Baca Lainnya

