Wednesday, May 20, 2026

BRICS Declared as Heir to Bandung Spirit by Brazil’s President

Share

- Advertisement -

Pada sesi pertama KTT BRICS ke-17 diadakan di Museum of Modern Art (MAM) di Rio de Janeiro, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menegaskan bahwa blok BRICS mencerminkan semangat Konferensi Asia-Afrika sejarah—lebih dikenal sebagai Konferensi Bandung—yang berdiri menentang dominasi oleh kekuatan dunia utama. Presiden Indonesia Prabowo Subianto juga hadir di pertemuan tersebut, menandai partisipasi Indonesia sebagai anggota penuh BRICS untuk pertama kalinya.
Lula menyatakan bahwa BRICS adalah manifestasi Gerakan Non-Blok Bandung. Selama pidatonya, Lula juga menyoroti krisis multilateralisme yang belum pernah terjadi sebelumnya di seluruh dunia. Dia mengingatkan bahwa meskipun PBB berusia 80 tahun pada 26 Juni, kita saat ini menyaksikan keruntuhan multilateralisme dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Lula menekankan bahwa BRICS adalah pewaris Gerakan Non-Blok.
Sebagai anggota penuh BRICS sejak 1 Januari 2025, Indonesia bersama para pemimpin BRICS akan membahas berbagai tantangan politik dan keamanan, reformasi lembaga tata kelola global, serta penguatan kerja sama multilateral. Mereka juga diharapkan membicarakan isu-isu ekonomi dan keuangan, kolaborasi dalam sektor-sektor baru seperti tata kelola kecerdasan buatan, aksi iklim dan perlindungan lingkungan, dan kesehatan global.

Source link

Baca Lainnya

Berita Terbaru