Friday, July 17, 2026

Aktivitas Manusia di Bumi Sebabkan Perubahan Miring 31,5 Inci

Share

- Advertisement -

Ditemukan bahwa cara planet berputar telah berubah signifikan akibat dari proses pemompaan air tanah, yang mendatangkan dampak yang lebih besar dari perkiraan semula. Perubahan tersebut menyebabkan kenaikan permukaan air laut sebesar 0,24 inci dalam kurun waktu kurang dari dua puluh tahun, serta membuat Bumi miring sebesar 31,5 inci. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Geophysical Research Letters mengulas dampak perubahan ini terhadap rotasi Bumi dan distribusi air.

Menurut Ki-Weon Seo, seorang ahli geofisika dari Universitas Nasional Seoul yang menjadi pemimpin studi, “Kutub rotasi Bumi mengalami perubahan yang signifikan oleh redistribusi air tanah. Pemompaan air tanah memiliki dampak terbesar pada pergeseran kutub rotasi Bumi.” Penelitian ini juga mempertimbangkan efek distribusi air terhadap massa planet, menggambarkannya sebagai menambahkan beban pada gasing yang berputar sehingga Bumi berputar dengan sedikit perbedaan akibat pergerakan air.

Studi ini menyoroti pergerakan air dari wilayah Amerika Utara bagian barat dan India barat laut sebagai yang paling berpengaruh, sedangkan pemompaan air dari garis lintang menengah memiliki dampak terbesar pada rotasi Bumi. Temuan ini menciptakan kekhawatiran tambahan terkait dampak kenaikan permukaan air laut yang dapat berdampak buruk pada iklim global.

Masih ingat bahwa pada tahun 2024, penelitian sebelumnya telah menyebutkan bahwa pencairan es di kutub planet kita juga dapat mengubah rotasi Bumi. Bahkan, hal ini diperkirakan akan mengakibatkan penundaan pada penambahan “detik kabisat” yang seharusnya pada Waktu Universal Terkoordinasi (UTC) pada tahun 2026. Oleh karena itu, penundaan tersebut kemungkinan akan terjadi hingga tahun 2029. Temuan ini memberikan pemahaman baru tentang betapa pentingnya menjaga keseimbangan alam dan dampaknya terhadap kerentanan Bumi terhadap perubahan lingkungan.

Source link

Baca Lainnya

Berita Terbaru