Saturday, July 18, 2026

Kegiatan Kitchen Gratis di Pesantren Persis, Garut

Share

- Advertisement -

Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Pesantren Persatuan Islam (Persis) di Tarogong, Garut, Jawa Barat, tidak hanya berfokus pada memberikan makanan kepada siswa, tetapi juga membangun rantai pasok yang melibatkan orang tua siswa sebagai pemasok utama makanan. Program ini merupakan bagian dari Program Unggulan Presiden Prabowo Subianto yang cepat dan berdampak tinggi. Hingga saat ini, hampir semua bahan makanan yang digunakan berasal langsung dari keluarga siswa, mulai dari sayuran, buah-buahan, hingga daging sapi dan unggas.

Dapur ini berhasil mengintegrasikan pasok dan konsumsi makanan dengan baik, sehingga pelaksanaan program berjalan lancar. Unit Layanan Pemenuhan Gizi Sekolah memiliki 47 staf dapur yang berpengalaman, yang dengan intensitas memastikan standar gizi dari Badan Gizi Nasional terpenuhi. Meskipun dapur ini resmi beroperasi pada Januari 2025, uji coba telah dilakukan sejak Desember 2024, dengan transformasi ruang olahraga menjadi fasilitas persiapan makanan yang lengkap.

Selama lima bulan berjalan, dapur MBG di Persis Garut telah berhasil beroperasi tanpa keluhan dari siswa maupun keluarga mereka. Adanya fokus pada kualitas makanan yang dihasilkan oleh dapur ini diawasi oleh ahli gizi yang menegaskan penolakan terhadap bahan baku yang tidak memenuhi standar. Selain itu, penekanan pada edukasi gizi juga sangat penting, agar siswa lebih menyukai makanan yang sehat.

Dalam kunjungan ke dapur MBG, Deputi I Kantor Komunikasi Presiden menekankan pentingnya keamanan pangan dalam program tersebut. Kualitas dapur MBG ini juga dipuji oleh Delegasi yang mengunjungi fasilitas tersebut. Selain itu, melalui kunjungan ini, delegasi juga berdiskusi dengan guru dan siswa serta menyapa siswa SD/Ibtidaiyah Persis Garut.

Dalam upaya untuk mendukung program ini, pemerintah daerah Garut berkomitmen untuk membantu pengembangan dapur dan telah menyediakan sejumlah dapur MBG di berbagai kecamatan dan desa. Namun, masih dibutuhkan lebih dari 300 dapur MBG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah pusat menyediakan pendanaan, sementara pemerintah daerah berfokus pada infrastruktur dan dukungan lokal dalam mengembangkan program dapur makanan bergizi gratis ini.

Source link

Baca Lainnya

Berita Terbaru