Friday, August 14, 2026

Strategi Debat Gibran yang Mirip Jokowi pada Pemilihan Umum 2014: Tinjauan Pengamat Politik Kebijakan Publik

Share

- Advertisement -

Pengamat Politik Kebijakan Publik Universitas Indonesia (UI) Vishnu Juwono memberikan analisis mendalam terkait berlangsungnya debat calon wakil presiden (Cawapres) untuk Pilpres 2024. Ia menilai bahwa strategi debat cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, mirip dengan strategi Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2014.

Vishnu menilai bahwa Gibran unggul dalam delivery, Mahfud dalam subtansi, dan Cak Imin tidak optimal. Ia juga mencatat kemiripan strategi dengan Presiden Joko Widodo pada 2014, dimana menciptakan ekspektasi rendah untuk menghasilkan kejutan positif. Dengan cara ini, Gibran dianggap sebagai underdog, yang memungkinkannya untuk tampil seperti ayahnya, dengan bahasa sederhana dan menyampaikan pesan kunci berulang, misalnya tentang program ekonomi untuk mewujudkan generasi emas di 2045.

Analisis Vishnu juga menyoroti kelemahan peserta debat, terutama Muhaimin Iskandar yang kesulitan memanfaatkan waktu terbatas dan menggunakan istilah “selepet economics” yang dianggap tidak pantas untuk topik serius yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Namun, Mahfud MD dinilai unggul dalam aspek substansi, terutama saat menyampaikan program ekonomi di pernyataan penutup, walaupun delivery-nya terkesan terburu-buru dan membaca teks terlalu banyak.

Vishnu juga menyoroti masih adanya disinformasi, ketidakakuratan fakta, dan penyampaian program ekonomi yang tidak realistis dari ketiga kandidat cawapres. Ia mengusulkan batasan maksimal tiga subtopik untuk mendapatkan pemikiran lebih mendalam.

Salah satu poin yang paling ditekankan oleh Vishnu Juwono adalah mengenai topik ekonomi. Ia menilai bahwa isu ekonomi, sebagai salah satu program utama pemerintahan, seharusnya menjadi fokus calon presiden, bukan wakil presiden. Menurutnya, dalam konteks pemilihan negara maju seperti Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris Raya, topik ekonomi selalu menjadi salah satu pusat perdebatan calon kepala pemerintahan.

Sumber: Antara

Baca Lainnya

Berita Terbaru