Friday, August 14, 2026

Jerman Gagal Menanggulangi Rasisme Terhadap Muslim, Menurut Amnesti Internasional

Share

- Advertisement -

Organisasi HAM Amnesti Internasional telah merilis laporan yang menyatakan bahwa Jerman gagal dalam memerangi rasisme yang sistematis, terutama terhadap Muslim. Laporan yang diumumkan di Berlin pada Rabu (22/11/2023) mengidentifikasi beberapa permasalahan struktural, termasuk metode yang digunakan oleh kepolisian dalam menangani kejahatan kebencian dan perbaikan atas kejahatan kolonial.

Sekretaris Jenderal Amnesti Internasional bagian Jerman, Julia Duchrow, menjelaskan bahwa Jerman telah berkomitmen untuk melindungi semua rakyat dari diskriminasi dan kekerasan rasial sejak tahun 1960-an. Namun, upaya pemerintah Jerman dalam hal ini dinilai kurang memadai, terutama dalam menangani serangkaian pembunuhan ekstremis sayap kanan yang dilakukan oleh kelompok teroris National Socialist Underground (NSA) dan serangan rasis di beberapa kota di Jerman.

Selain itu, Amnesti Internasional menyoroti larangan bagi perempuan Muslim untuk memakai jilbab di sektor publik dan larangan total terhadap demonstrasi solidaritas untuk Palestina. Menurut mereka, diskriminasi negara seperti ini harus ditangani dengan serius, sama seperti diskriminasi dan kekerasan yang dilakukan oleh aktor non-negara.

Organisasi HAM tersebut juga menuduh polisi Jerman memiliki stereotip rasis melalui pengkategorian seperti “kriminalitas klan”. Mereka menyerukan agar rasisme dalam penegakan hukum diselidiki dan diambil langkah guna menanggulanginya. Amnesti Internasional juga menekankan pentingnya pendirian kantor pengaduan independen baik di tingkat federal maupun negara bagian.

Dalam laporan tersebut, Amnesti Internasional menekankan bahwa Jerman harus menjamin bahwa semua tuduhan perilaku rasis polisi diselidiki secara independen dan dihukum secara konsisten. Langkah-langkah ini harus segera diambil untuk mencegah terulangnya kasus-kasus rasisme di masa mendatang.

Baca Lainnya

Berita Terbaru