Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi memastikan bahwa kementeriannya akan netral dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Oleh karena itu, Kominfo akan mengambil tindakan tegas jika ada berita hoax yang menyerang kandidat capres-cawapres.
“Bahkan siapapun kandidatnya dan siapapun partainya, jika difitnah, bisa kami tindak,” ujar Budi Arie ketika ditemui di Press Room Kominfo, pada Kamis, 2 November 2023.
Budi Arie menyatakan bahwa Kominfo telah memiliki Satgas Anti Hoax. Jika ada isu hoax tentang pemilu, Kominfo akan memberikan penjelasan kepada masyarakat. Salah satu caranya adalah dengan memberi stempel “Hoax” pada semua berita palsu tersebut.
Lebih lanjut mengenai proses hukum, Budi Arie mengatakan bahwa Kominfo akan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Ada UU ITE, UU KUHP, dan sebagainya. Pokoknya jika melanggar hukum, kami akan serahkan kepada penegak hukum,” ucapnya.
Sebelumnya, Budi Arie juga menyampaikan adanya 98 isu hoax Pemilu sejak Januari hingga 26 Oktober 2023. Ia menyebut bahwa jumlah itu meningkat drastis dibandingkan temuan tahun sebelumnya.
“Pada tahun 2022 terdapat 10 isu hoax Pemilu. Tahun ini terjadi peningkatan hampir 10 kali lipat,” ujar Budi Arie dalam konferensi pers di Media Center Kominfo, pada Jumat, 27 Oktober 2023.
Selain itu, Budi Arie juga menyatakan bahwa meskipun terlihat fluktuatif…

