Sunday, August 9, 2026

Ahmad Basarah Mendesak Gibran Mundur dari PDIP agar Tidak Dipecat

Share

- Advertisement -

Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menegaskan kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bahwa partai memiliki aturan yang harus diikuti oleh seluruh kader. Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP telah memerintahkan untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebagai calon presiden dan wakil presiden. Oleh karena itu, jika Gibran memutuskan mencalonkan diri sebagai cawapres yang bertentangan dengan keputusan partai, maka itu berarti dia keluar dari peraturan partai. Basarah menekankan bahwa setelah itu, Gibran seharusnya secara resmi mengundurkan diri dari partai.

Basarah juga mencatat bahwa partai dapat mengambil tindakan tegas dalam pemecatan terhadap Effendi Simbolan dan Budiman Sudjatmiko, karena mereka mendukung Prabowo Subianto. Namun, PDIP gagal mengambil tindakan yang sama terhadap Gibran ketika dia menjadi cawapres pendamping Prabowo. Basarah meyakini bahwa masyarakat sudah menganggap Gibran bukan bagian lagi dari PDIP karena telah memutuskan keluar dari garis politik partai.

Gibran menanggapi tuduhan ini dengan santai dan mengaku tidak masalah dicap sebagai pengkhianat. Dia juga enggan memberikan penjelasan terkait status keanggotaannya di PDIP. Gibran hanya menyatakan bahwa dia sudah bertemu dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Baca Lainnya

Berita Terbaru